Sabtu, 27 Juni 2015

pengalaman sendirian di kampung inggris pare (hari-1)



Helloo everybody, how's life?
Kali ini saya akan share pengalaman saya selama dikampung inggris pare, kediri. Semoga bisa jadi reverensi bagi temen-temen yang mau ikut program ini dikemudian hari. Cekidoot

Saya ikut program tanggal 25 juni 2015 dengan agensi visitpare. Oh ya, ingat, visitpare.com itu sebuah agensi yang bekerja sama dengan beberapa lembaga kursus dikampung inggris. Jadi visitpare itu bukan (kalau dianalogikan) pusat pemerintahan nya kampung inggris. Lanjut, saya mendaftar online di visitpare tanggal 11 juni. Saya ambil paket speaking basic + camp di lembaga universal english pare selama 2 minggu. Selain itu, saya juga meminta beberapa tambahan seperti laundry selama 2 minggu dan penjemputan dari stasiun menggunakan 1 motor. Total biaya = Rp700.000

 saya berangkat dari semarang itu terlambat 2 hari dari waktu start program yaitu tanggal 26 juni malam. Saya naik kereta api mataremaja jurusan jakarta-malang yang berangkat dari stasiun tawang jam 22.25. Jujur saya sebenarnya tidak nyaman menggunakan kereta itu karna terlalu sumpek bagi saya. Ditambah selama perjalanan tiba-tiba petugas kereta mematikan AC nya selama 3 jam dari 7 jam perjalanan saya.

Pukul 4 pagi hari sabtu 27 juni saya sampai di stasiun kediri. Karna selama di kereta api saya bersumpah *ceilah* untuk tidak menggunakan toilet nya, maka setelah saya turun dari kereta saya langsung lari mencari toilet umum di stasiun. beruntung nya, toilet di stasiun cukup bersih walaupun kecil. Setelah itu, saya berniat untuk mencuci tangan di tempat wudhu. Tapi ternyata, ada kejadian menakjubkan (atau menjijikkan?) disana. Tidak usah diceritakan ya kejadian nya. Pesan saya dari kejadian tersebut, kalau ada toilet umum ya digunakanlah. Jangan malah menggunakan tempat wudhu. Kalau najis nya nyebar dosanya besar itu -_-

 Lanjut, setelah itu saya bertemu dengan penjemput saya, karna saya diantar abi saya, maka untuk motornya ditambah 1 lagi dengan biaya 65.000. Saya sampai di pare jam 5. Tapi ternyataa, kantor universa english baru buka jam 7. Jadi dari jam 5-7, saya menungu sampai lumutan dengan suwung. Niatnya sambil nunggu sekalian streaming running man. Tapi apadaya, sinyal tak mau mampir ke hp saya.

 oke lanjut, akhirnya, setelah menunggu 2 jam saya diantar ke kantor universal english. Tapi sampai disana, ternyata saya harus menunggu lagi karena penjaganya belum bangun. Hiks. Akhirnya sekitar jam setengah 8 saya masuk ke kantor ue. Disana saya disuruh memperlihatkan kuitansi dan di surub mengisi semacam form lalu diberi 2 buku. Setelah itu saya diantar ke camp.

Kalau mendengar kata camp apa yang ada dipikiran kalian? Ternyata camp di ue itu adalah semacam kos-kosan. Saya mendapat kamar sendirian. Tapi jangan kaget kalau kamar itu dalam kondisi kotor setelah ditinggal penunggu periode sebelumnya. Jadi kegiatan pertama saya setelah sampai camp adalah bersih2. Setelah bersih2, karna saya kelahan setelah perjalanan yang cukup jauh saya tertidur. Setelah itu saya pergi keluar untuk membeli kebutuhan sehari2.

 saat berbuka, saya membelinya di warung yg sangat dekat dengan camp. Saya beli nasi goreng dan esteh dengan total 8.000. Lalu kami berbuka berama di halaman. Setelah berbuka kami solat berjamaah dan dilanjutkan membaca alquran bersama. Setelah memasuki waktu isya', kami tarawih bersama didepan tempat belajat universal english.

Okee, itu cerita hari pertamaku dikampung inggris. Hari pertamaku memang kurang menyenangkan. Karna saya datang terlambat, jadi agak sulit untuk murid baru bergabung dengan yang lama.selain itu, saya juga sempat merasakan culture shock dan ingin pulang karna kurang begitu senang dengan camp nya. Tapi siapa yang akan tahu cerita setelah ini kan? Pastiada sesuatu dibalik sebuah kesusahan.

Beberapa barang yang WAJIB dibawa selama berada di kampung inggris :
1. Seprei. Ciyuus. Seprei itu wajib loh buat orang2 tipikal seperti saya, karna srei yang ada disinikan sudah bekas dari penghuni terdahulu, kita nggak tahu kan apa yang mereka lakuin sama seprei2 yg disini dam berapa lama seprei ini terpasang di kasur ini? So, seprei adalah baramg wajib yang harus dibawa
2. Handuk
 3. Sandal
4. Kaca sisir
5. Nggak usah banyak2 membawa baju

Untuk yang lain, bisa dibeli disini

Sabtu, 28 Maret 2015

Resensi buku: Totto-chan Gadis Cilik di Jendela

Totto-chan: Gadis Cilik di Jendela

Totto-chan Gadis Cilik di Jendela adalah sebuah kisah nyata yang ditulis oleh Totto-chan sendiri, yang bernama asli Tetsuko Kuroyanagi. Buku ini menceritakan masa kecil Totto-chan yang selalu dianggap anak nakal oleh wali kelas di sekolah nya yang dulu. Padahal sebenarnya ia hanyalah seorang gadis cilik yang memiliki rasa ingin tahu yang luar biasa besarnya.  Ia dikeluarkan dari sekolah dasarnya yang lama karna kegemarannya berdiri di jendela dan memanggil para musisi jalanan hingga menyebabkan kelas menjadi gaduh. Ibu Totto-chan menyadari bahwa Totto-chan harus dimasukkan kesekolah yang memberikan kebebasn untuk berekpresi. Dan pilihan sekolah itu jatuh kepada Tomoe Gakuen, sebuah sekolah dasar yang dikepalai oleh  Sosaku Kobayashi.

Sekolah ini sangat berbeda dibanding dengan sekolah lain nya di Jepang.  Kelas-kelasnya terbuat dari gerbong kereta. Jadi sambil belajar, murid bisa menikmati pemandangan dari  jendela dan seakan-akan mereka sedang melakukan sebuah perjalanan. Selain itu, di sekolah ini murid bebas menentukan urutan pelajaran apa yang akan di pelajari sesuai dengan keinginan mereka. Dan akhirnya, sekolah ini menjadi sekolah yang sangat menyenangkan bagi Totto-chan beseta lima puluh orang anak yang lain. Semua anak merasa  betah bersekolah disini. Tidak ada yang ingin pulang cepat dari sekolah. sebalik nya, ketika pagi hari tiba mereka selalu bergegas datang kesekolah ini dengan senyum mengembang dari bibir-bibir mungil mereka.


 Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari sekolah ini. Dari sekolah ini, kita menyadari bahwa sekolah bukanlah sebuah paksaan. Belajar bukan hanya dengan duduk di bangku sambil mendengarkan guru berbicara, namun berusaha untuk menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi, dan menjadikan nya menjadi sebuah pelajaran berharga dimulai dari usia belia akan membentuk anak-anak sesuai dengan takdir  alam untuk mereka. Selain diajarkan fisika, bahasa, menggambar, musik dan pelajaran konvensional lain nya, mereka juga mendapatkan pelajaran berharga tentang persahabatan, rasa hormat dan menghargai orang lain, serta kebebasan menjadi diri sendiri. 

SELAMAT MEMBACA (:

Copyright: Blog Trik dan Tips - http://blogtrikdantips.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-efek-kembang-api-di-blog.html#ixzz2JBcC7hGj Tolong sertakan link ini jika mengkopi artikel diatas. Terima kasih