Jumat, 22 Desember 2017

Geopolitik

GEOPOLITIK
A.      Pengertian
Kata Geopolitik berasal dari kata geo dan politik. “Geo” berarti bumi, dan “politik” berasala dari bahasa Yunani politea, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, (yaitu negara), dan teia, berarti urusan. Sementara dalam bahasa Inggris, politics adalah suatu rangkaian asas (prinsip), keadaan, cara, dan alat yang digunakan untuk mencapai cita-cita atau tujuan tertentu. Dalam bahasa Indonesia, poliik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Politik merupakan suatu rangkaian asas, prinsip, keadaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita hendaki.
B.      Latar Belakang Wawasan Nusantara
Pembahasan Latar Belakang Wawasan Nusantara ditinjau dari:
1.       Falsafah pancasila
Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan prbadi dan golongan
2.       Aspek wilayah nusantara
Geografi mutlak diperhitungkan karena memiliki aneka SDA dan suku bangsa
3.       Aspek sosial budaya
Indonesia memiliki beragam suku,agama, bahasa, dan adat istiadat
4.       Aspek historis
Mempertahankan dan menjaga kesatuan NKRI
C.      Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan
1.       Kedudukan wawasan nusantara
a.       Sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenaran oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai dan mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
b.      Sebagai paradigma nasional dapat dilihat dari spesifikasinya:
                                                               i.      Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dan dasar negara; berkedudukan sebagai landasan idiil
                                                             ii.      UUD 1945 sebagai landasan konstitusi negara; berkedudukan sebagai landasan konstitusional
                                                            iii.      Wawasan nusantara sebagai visi nasional; berkedudukan sebagai landasan konsepsional
                                                           iv.      Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasiona; berkedudukan sebagai landasan konsepsional
                                                             v.      GBHN sebagai politik dan strategi nasional atau sebagai kebijaksanaan dasar nasional
2.       Fungsi wawasan nusantara
Wawasan Nusantara sebagai pedoman, motivasi dan dorongan
3.       Tujuan wawasan nusantara
Mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia dalam segala bidang kehidupan
D.      Kedudukan Wawasan Nusantara
Berisi cara pandang, sikap, dan perilaku bangsa Indonesia mengenai dirinya yang memiliki beragam suku bangsa, agama, bahasa,dan kondisi lingkungan geografis yang berwujud negara kepulauan, berdasarkan pancasila dan UUD 1945
E.       Bentuk Wawasan Nusantara
1.       Wawasan Nusantara sebagai landasan konsepsi ketahanan nasional. Bentuk ini mempunyai arti bahwa konsepsi wawasan nusantara dipandang sebagai konsepsi politik ketatanegaraan dalam upaya mewujudkan tujuan nasional
2.       Wawasan Nusantara sebagai wawasan pembangunan Nasional diwujudkan dalam RPJMN
3.       Wawasan Nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara. Artinya bahwa wawasan nusantara adalah pandangan geopolitik Indonesia dalam mengartiikan tanah air Indonesia sebagai suatu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara
4.       Wawasan Nusantara sebagai wawasan kewilayahan. Sebagai faktor eksistensi suatu negara, wilayah nasional perlu ditentukan batas-batasnya agar tida terjadi sengketa dengan negara tetangga.
F.       Pandangan para pemikir geopolitik:
1.       Friedrich Ratzel (1844-1904) dengan Teori Ruang, membuutuhkan ruang hidup yang maki meluas karena kebutuhan
2.       Rudolf Kjellen (1864-1922) dengan Teori kekuatan, atau darwinisme sosial. Negara adalah satuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki intelektualitas. Dengan kekuatannnya mampu mengeksploitasi negara “primitif” agar negaranya dapat berswasembada
3.       Karl haushofer (1869-1946) dengan Teori Pan Region, pada hakikatnya dunia dibagi empat kawasan benua (pan region) dan dipimpin oleh negara unggul. Isi dari teori ini:
a.       Lebensrum (ruang hidup) yang cukup
b.      Autarki (swasembada)
c.       Pan Amerika, Pan Asia Timur, Pan Rusia India, Pan Eropa Afrika
4.       Sir Halford Mackinder (1867-1947) dengan Teori Daerah Jantung (heartland)
a.       Who rules east europe commands the heartland
b.      Who rules heartland commands the world island
c.       Who rules the world island commands the world
5.       Sir Walter Raleigh (1554-1618) dan Alfred T. Mahan Teori Kekuatan Maritim
6.       Giulio Douhet (1869-1930) dan william Mitchel (1879-1936) Teori kekuatan udara
7.       Nicholas J.Spykman (1893-1943) Teori Daerah Batas (Rimland Theory), penguasa daerah jantung harus memiliki akses ke laut dan hendaknya menguasai pantai sepanjang Eurasia. Dalam teorinya tersirat:
a.       Dunia terbagi empat, daerah jantung (heartland), bulan sabit dalam (rimland), bulan sabit luar, dan dunia baru (benua amerika)
b.      Menggunakan kombinasi kekuatan darat, laut dan udara untuk menguasai dunia
c.       Daerah bulan sabit dalam (rimland) akan lebih besar pengaruhnya dalam percaturan politik dunia daripada daerah jantung
d.      Wilayah Amerika yang paling ideal dan menjadi negara terkuat
e.      Bangsa indonesia
G.     Wadah Wawasa Nusantara, memiliki 3 unsur:
1.       Batas Ruang Lingkup
2.       Tata susunan pokok/Inti organisasi
3.       Tata susunan pelengkap



Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Copyright: Blog Trik dan Tips - http://blogtrikdantips.blogspot.com/2012/05/cara-membuat-efek-kembang-api-di-blog.html#ixzz2JBcC7hGj Tolong sertakan link ini jika mengkopi artikel diatas. Terima kasih